Selasa, 28 Juli 2015

Skripsi: Masih Proposal

Bab I untuk proposal penelitian skirpsiku telah rampung dan menunggu untuk diperiksa oleh dosen pembimbing. Maka dengan penuh harap, pagi ini aku menyambangi kampus, hendak bertemu dengan sang dosen. Namun, begitu tiba di tempat yang dituju, ku dapatkan informasi bahwa dosen yang ku cari sedang sakit. 

Sementara itu, beberapa temanku sudah mencapai tahap akhir, ada yang sudah daftar sidang, dan menuggu jadwal. Ada yang sudah rampung skripsi dan tinggal daftar sidang, ada yang masih dalam proses analisis data, dan aku masih proposal, bab I lagi. Hmm... aku memang luar biasa. Dan lebih luar biasanya lagi, kelasku mendapat rangkin paling telat skripsi ketika dibandingkan dengan kelas lain. 

Terus gue mesti bilang wow gitu!

Gak perlu, cukup intropeksi saja. Lagi pula untuk apa cepat-cepat selesai jika ternyata apa yang kau lakukan membuatmu atheis. Bukankah dalam analisis data, dibutuhkan kejujuran tingkat tinggi untuk tidak mengubah sebuah angka dengan angka lain untuk sebuah relevansi dan kesegeraan dalam memperoleh gelar sarjana. Karena mereka yang berbuat tidak jujur tentu sedang lupa kalau saat itu mereka dilihat oleh Tuhan, dan lebih lupa lagi kalau perbuatan itu akan dimintai pertanggungjawabannya.

Hari Ulang Tahun NWDI Pancor (Masih dalam tahap persiapan)

Geliat perayaan hultah NWDI di Pancor sudah mulai terlihat. Beragam lomba, mulai dari lomba pawai hingga yang bernuansa akademik, debat misalnya telah dilaksanakan. Tak hanya itu, jiwa kewirausahaan siswa di sekitar lokasi hutlah pun dipupuk, yakni dengan mengadakan stand-stand jualan. Melihat itu, dosen kami pun kelihatannya tak mau ketinggalan dengan produk unggulannya, "Batu Akik".

Kebetulan kampus sedang libur, mahasiswa yang datang ke kampus tak banyak, hanya mereka yang sedang masa skripsi dan para calon yang mahasiswa baru. Aku berada di kategori pertama.

Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya dan juga hari ini, ada suatu hal yang menarik untuk di perhatikan, terkait dengan budaya yang ada dan dilestarikan, bahwa kami, sebagai masyarakat muslim Indonesia dengan suku Sasak memiliki adat istiadat yang khas dengan beberapa macam musik tradisional, salah satunya Gendang Beleq. Namun, entah dengan pertimbangan apa yang ditampilkan dan dilestarikan oleh sekolah-sekolah yang ada di Lombok Timur justru musik "drum band", dan sepertinya akan menyemarakkan acara Hultah kali ini, sebab tim musik dram band kampus kami terlihat sedang mempersiapkan diri.